SULTRA.WAHANANEWS.CO, Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memberikan “angin segar” bagi ratusan petugas kebersihan pemuat sampah yang berada di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kendari. Mereka akan menerima tambahan insentif apabila terus menunjukkan kekompakan dan sinergi dalam mewujudkan Kota Kendari yang bersih.
Angin segar tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat menemui sejumlah petugas kebersihan pemuat sampah di kawasan Eks MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (4/4/2025) sore.
Baca Juga:
Pengelolaan Sampah Kendari Masih Bermasalah, Butuh Keterlibatan Lintas Sektor untuk Solusi
Kata Sudirman, pertemuan ini merupakan instruksi dari Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, sekaligus menjadi salah satu cara Pemkot Kendari mendengarkan langsung aspirasi mereka. Dengan adanya agenda ini, petugas kebersihan pemuat sampah bisa bertemu langsung sembari menyampaikan unek-unek yang selama ini masih terpendam.
Dalam pertemuan itu juga, para petugas tampak senang dan menyambut hangat kedatangan Sudirman. Apalagi, selama ini mereka belum pernah berhadapan langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari.
Ada tiga hal penting yang disampaikan Sudirman usai menerima langsung keluhan petugas kebersihan pemuat sampah.
Baca Juga:
Pemkot Kendari Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur Demi Ketahanan Pangan Nasional
Pertama, petugas kebersihan pemuat sampah mendapatkan tambahan amunisi BBM setiap minggunya agar kendaraan yang mereka gunakan mengangkut sampah terus mencukupi.
Sejauh ini, masing-masing kendaraan yang beroperasi setiap minggu hanya menggunakan 70 liter BBM saja. Namun saat ini, sudah ada tambahan 30 liter, sehingga totalnya 100 liter per kendaraan.
“Selama ini kita mendapat banyak informasi terkait masalah ini, makanya para petugas kita yang tutupi. Kasihan, mereka rugi. Kami baru tahu dan tidak mau lagi dengar ada masalah itu. Jadi, BBM akan kita tambahkan, yang rusak mobilnya, bannya bocor, dan lain-lain, itu tanggung jawab kami pemerintah. Silakan laporkan ke kami,” tegas Sudirman.
Yang kedua, Sudirman menemui langsung mereka sebagai bentuk motivasi agar para petugas kebersihan pemuat sampah ini semangat dalam menjalankan tugas. Ia juga mengajak mereka agar tetap kompak dalam menjalankan tugas-tugas kebersihan, sehingga target mewujudkan Kendari bersih bisa tercapai.
Jika sinergitas itu terus terjalin, lanjut Sudirman, ia memastikan akan ada tambahan intensif yang diberikan. Semuanya telah menjadi komitmen Wali Kota Kendari sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah kepada mereka semua.
“Ini adalah arahan dan komitmen dari beliau (Ibu Siska Karina Imran) untuk disampaikan. Tolong dijaga kebersihan Kota Kendari. Insyaallah, kalau ini bisa kita jaga, target Ibu Siska Karina Imran akan menambahkan insentif dalam waktu dekat,” tegasnya.
Yang terakhir, Sudirman membahas strategi Pemkot Kendari untuk meminimalkan masalah sampah. Langkah yang akan dilakukan ke depan adalah menambah 6 unit armada, dari total 41 unit menjadi 47 unit.
Nantinya, 65 kelurahan di Kota Kendari akan dimaksimalkan pengelolaan sampahnya. Di mana, satu kelurahan yang padat penduduk itu, akan disiapkan satu unit mobil sampah yang beroperasi. Sedangkan dua kelurahan yang penduduknya kecil, akan disiapkan satu unit mobil sampah yang beroperasi.
“Ini semua akan segera kita realisasikan. Pada dasarnya, Ibu Siska Karina Imran selaku Wali Kota Kendari, dan saya selaku Wakil Wali Kota Kendari, ingin daerah ini bersih dan terawat. Kami sadar dan paham betul bahwa petugas kebersihan ini adalah garda terdepan kita. Sehingga, Ibu Siska juga akan memberikan perhatian lebih kepada para bapak dan ibu semuanya,” pungkasnya.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]