"Om kita apakan anak ku, kenapa berdarah kemaluannya?" ujar N, sebagaimana ditirukan AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru.
"Tidak, saya cuma gendong," jawab AS.
Baca Juga:
SCMP Sulsel Disorot, Sekjen PIKI Ingatkan Pengeloaan Sekolah oleh Negara Harus Jadi Milik Semua Golongan
Tidak terima dengan keterangan AS, ibu korban lalu melapor kepada Polsek Wawotobi.
Dengan tercata dalam laporan Polisi LP/11/K/III/2022/Sek Wawotobi, Tanggal 20 Maret 2022.
Saat dihubungi TribunnewsSultra, Kapolsek Wawotobi, AKP Tahalim menjelaskan, penyidik masih mengumpulkan barang bukti juga keterangan saksi.
Baca Juga:
Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah TK, Disdik Sumedang Dorong Penyusunan Kurikulum yang Bermakna
"Sementara terlapor sudah diamankan. Lagi dilakukan pemeriksaan saksi-saksi," jelasnya.[jef]