“Kami akan melihat kebutuhan di sana. Jika memang diperlukan, maka kita akan fasilitasi,” jelasnya.
Program mudik gratis ini menyediakan kuota sebanyak 8.062 orang. Awalnya hanya direncanakan dalam satu gelombang, tetapi karena tingginya minat masyarakat, akhirnya dibuka dua gelombang.
Baca Juga:
Petugas KSOP Baubau Bersihkan Sampah di Laut Pasca Hujan Berhari-hari
“Gelombang pertama sudah berlangsung yakni kapal cepat tujuan Kendari, Raha dan Baubau, dan pada tanggal 26 ada gelombang kedua,” sebutnya..
Andi Sumangerukka juga menegaskan bahwa program ini tidak menggunakan anggaran daerah (APBD), melainkan didanai dari yayasan yang dikelola secara pribadi.
“Biasanya kalau pakai APBD pasti ribut. Saya ingin berbagi, jadi saya berikan. Saya memang ingin bersedekah,” ucapnya.
Baca Juga:
ASDP Perkuat Konektivitas Transportasi Baubau untuk Dukung Pariwisata dan Akses Masyarakat
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Sultra dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman, serta mempererat tali silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]