SULTRA.WAHANANEWS.CO, Kendari - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, kembali mengoperasikan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tongkol untuk melayani rute Baubau–Waara (Kota Baubau–Buton Tengah) setelah menyelesaikan seluruh tahapan rehabilitasi (docking) di galangan.
General Manager PT ASDP Cabagn Baubau Zulivan Ramadhana Miraza saat ditemui di Baubau, Jumat (1/5/2026), mengatakan bahwa pengaktifan kembali KMP Tongkol merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjaga keandalan armada serta menjamin aspek keselamatan pengguna jasa.
Baca Juga:
KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Presiden Prabowo Instruksikan Respons Cepat
“Kami mengucapkan rasa syukur atas terlaksananya pelayaran perdana KMP Tongkol pada hari ini setelah melalui proses rehabilitasi. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama,” kata Zullivan Ramadhana.
Dia menyebutkan bahwa kehadiran KMP Tongkol diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan arus distribusi logistik antara Kota Baubau dan Buton Tengah.
“Kami berharap KMP Tongkol dapat semakin menunjang akses pelayanan publik dan menjadi pilihan utama bagi pengguna jasa di lintas ini,” ujarnya.
Baca Juga:
KSOP Ambon Tertibkan Pedagang Asongan, Sediakan 15 Lapak di Pelabuhan Yos Sudarso
Zulivan Ramadhana mengungkapkan bahwa dengan kembalinya KMP Tongkol, saat ini terdapat tiga kapal komersial yang beroperasi melayani lintas Baubau–Waara, yakni KMP Tenggiri, KMP Sultan Murhum, dan KMP Tongkol.
Dia juga menegaskan bahwa PT ASDP Cabang Baubau optimistis dengan bertambahnya kekuatan armada ini, kapasitas layanan akan meningkat serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui transportasi laut yang lebih efisien dan andal.
Pengoperasian kembali kapal ini ditandai dengan seremoni pelayaran perdana yang meliputi pemecahan kendi, pengguntingan pita, dan pemotongan tumpeng di atas kapal yang dihadiri jajaran manajemen PT ASDP, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Baubau, serta instansi terkait lainnya.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]